Beranda > Programming > Manajemen Upload & Download File

Manajemen Upload & Download File

Manajemen Upload & Download File


Upload adalah suatu proses pengiriman file yang ada di komputer lokal/client ke komputer server (Internet). Biasanya proses upload akan kita jumpai, apabila kita melakukan attachment file pada saat mengirimkan email atau bisa  juga  terjadi ketika kita akan meletakkan file-file situs kita pada sebuah web hosting. Sedangkan download adalah proses pengambilan file yang ada di  komputer server  (Internet)  ke komputer lokal/client (kebalikan dari upload). Biasanya
download berguna untuk menyebarkan file-file program kepada khalayak umum, seperti www.download.com dan www.ilmukomputer.com.
Ada  beberapa hal yang perlu kita  persiapkan untuk pembuatan manajemen upload dan download file ini, antara lain:

  • Buatlah database dengan nama  uploadfile dan tabel  dengan  nama upload untuk menyimpan informasi file yang di upload maupun di download. Adapun susunan/struktur tabel yang sudah dibuat melalui phpMyAdmin dapat dilihat pada gambar berikut.Gambar. Struktur tabel upload
  • Kemudian buatlah skrip untuk koneksi ke database upload. Adapun skrip koneksinya adalah sebagai berikut:

Skrip koneksi_upload.php

<?
mysql_connect(“localhost”,””,””);
mysql_select_db(“uploadfile”);
?>

Aplikasi Upload/Attachment File
Untuk membuat aplikasi upload cukup mudah, karena PHP sudah menyediakan fungsinya, yaitu:

move_uploaded_file(file_sumber, file_tujuan);

Kemudian jangan lupa  untuk  menambahkan pada tag form atribut ENCTYPE=”MULTIPART/FORM-DATA“.  Penambahan atribut tersebut merupakan tanda bahwa ada file yang akan diupload melalui form tersebut. Dan
METHOD yang digunakan pada form juga harus POST. Untuk mendapatkan nama dan ukuran dari file yang diupload, gunakan atribut upload namafile_name dan namafile_size. Untuk mempraktekkannya, tuliskan
dua buah skrip berikut:
Skrip form_upload.php

<HTML><BODY>
<FORM ENCTYPE=”MULTIPART/FORM-DATA” ACTION=”upload.php”
METHOD=”POST”>
File yang diupload: <INPUT TYPE=”FILE” NAME=”fupload”><BR>
Deskripsi File: <BR>
<TEXTAREA NAME=”deskripsi” COLS=40 ROWS=”8″></TEXTAREA><BR>
<INPUT TYPE=”SUBMIT” VALUE=”Upload”>
</FORM></BODY></HTML>

Skrip upload.php

<?php
$direktori_file = “files/$fupload_name”;
//Jika tidak ada file yang diupload atau kosong

if (!move_uploaded_file($fupload,”$direktori_file”))
{ echo “File gagal diupload”; }
//Jika file berhasil diupload
else{
echo “File: <B>$fupload_name</B> berhasil diupload. <BR>”;
echo “Ukuran Filenya: <B>$fupload_size</B> bytes.”;
//Masukkan informasi file ke dalam database
include “koneksi_uploadfile.php”;
$input=”INSERT INTO upload(nama_file,ukuran_file,
deskripsi,direktori_file)
VALUES(‘$fupload_name’,’$fupload_size’,
‘$deskripsi’,’$direktori_file’)”;
mysql_query($input);  }
?>

Pertama-tama,  jalankan  skrip form_upload.php, lalu klik tombol Browse, lalu carilah file yang akan diupload, misalnya counter.zip, lalu isikan keterangan file tersebut pada bagian Deskripsi File. Lihat gambar berikut.

Gambar. Hasil skrip form_upload.php

Kemudian klik tombol Upload, maka  file dan deskripsinya akan diupload ke direktori yang telah ditentukan dan informasi file tersebut langsung dimasukkan ke  database,  semua  ini  dilakukan oleh skrip upload.php dan apabila filenya berhasil diupload, maka akan tampil informasi seperti pada gambar berikut.

Gambar. Hasil skrip upload.php

Untuk memastikan bahwa file tersebut (counter.zip) telah benar-benar tercopy/terupload, maka periksalah melalui Windows Explorer pada direktori c:\apache\htdocs\upload\files, maka disana akan Anda temukan file yang Anda upload. Lihat gambar berikut.

Gambar. File dblatihan.txt berada di direktori uploads

Tips:

  • Trik upload ini juga bisa digunakan untuk membuat attachment  file pada aplikasi webmail, karena prinsipnya sama yaitu mengirimkan atau mengkopikan file dari komputer lokal ke komputer server di Internet.
  • Selain menggunakan  fungsi:  move_uploaded_file(file_sumber, file_tujuan) untuk mengupload file, kita  juga  bisa  menggunakan fungsi lainnya, yaitu: copy(file_sumber, file_tujuan) dan hasilnya sama saja.
Kategori:Programming Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: